Jelang Muktamar PBNU Ke-34, 27 PWNU Nyatakan Dukung Regenerasi Kepemimpinan

STKNEWS, Jakarta – Sebanyak 27 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia melakukan pertemuan di Jakarta pada Sabtu, 21 November 2021. Salah satu poin yang disepakati mereka, adalah mendorong agar regenerasi kepemimpinan PBNU dapat terjadi secara baik dan elegan pada Muktamar ke-34 Lampung.

“Kondisi di PBNU saat ini juga sudah tidak kondusif, ada masalah-masalah politik dan administrasi yang mengganggu konsolidasi organisasi. Misalnya banyak SK mati yang tiba-tiba hidup sendiri tanpa ada tandatangan Rois Aam. Ini masalah yang serius,” ujar Ketua PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, dalam keterangan tertulis, Ahad, 21 November 2021.

Sebanyak 27 PWNU itu juga mendorong agar Muktamar NU ke-34 menjadikan keputusan konferensi besar tahun 2019, 2020, dan 2021 sebagai acuan dan kemudian diterapkan sebagai salah satu keputusan Muktamar NU.

Keputusan lain dalam pertemuan itu, adalah menjadwal ulang Muktamar PBNU ke-34 di Lampung, yang sedianya diselenggarakan pada 23 hingga 25 Desember 2021. Adanya keputusan pemerintah untuk menerapkan PPKM level 3 pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, membuat 27 PWNU mendorong agar muktamar dimajukan menjadi 17-19 Desember 2021.

Gus Ipul mengatakan hal ini juga sesuai dengan keinginan Rais Aam PBNU Miftahul Akhyar. “Ada 27 pengurus Wilayah, 25 merupakan Ketua Tanfidziyah PWNU dan 2 Rais Syuriah PWNU semalam bertemu dan mendukung keinginan Rais Aam agar Muktamar dipercepat,” kata Gus Ipul.

Sebanyak 27 PWNU yang mendukung percepatan Muktamar di antaranya adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Selain itu juga Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, serta Papua Barat.

👉 TRENDING  Jaringan Teroris JI Bagi-bagi Beasiswa Diduga Pakai Duit dari Kotak Amal



Sumber artikel nasional.tempo.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *